Jumat, 10 Desember 2010

Jatuh cinta itu sederhana. Tapi untuk mengetahuinya tidak sesederhana itu.
Ketika aku jatuh cinta, aku akan berlari mengejar pintu ketika ia dengan gagahnya berdiri diluar. Mencoba menormalkan detak jantung dengan menghirup nafas lebih panjang, dan menormalkan wajah yang terlanjur sumringah sebelum membuka pintu dengan mata berbinar binar..
Ketika aku jatuh cinta.. aku akan tertawa bersamanya, dengan lelucon yang kadang hanya kami berdua yang mengerti.
Aku tidak pernah bosan membicarakan segala hal dengannya. Even the most unimportant stuff. Aku bisa membicarakan kaus kaki bolong, berdebat tentang pasta gigi mana yang lebih bagus, menertawakan kebodohan kami sendiri.
Aku memasak untuknya, membiarkan dia sebagai orang pertama yang mencicipi "kerja keras" ku.
Kami menyatukan khayalan kami bersama, menjadikannya cerita narative tak berkesudahan, membuat sendiri jalan cerita yang kami inginkan, membumbui nya dengan sedikit sentuhan khas 'sinetron'.
Kami duduk diam selama beberapa menit, mencoba merasakan kebersamaan kami yang indah, tanpa kata kata tanpa suara.
Aku melihat masa depan ketika bersamanya, matanya menyuruhku agar cepat sampai kesana.
Aku menjadi egois. menahannya pulang. Aku membutuhkannya lebih dari obat asmaku. Ya lebih dari itu.
Kami menyanyikan soundtrack kehidupan, bergaya seperti penyanyi professional dengan suara yang tidak tau nada.
Aku memandanginya pulang sampai bayangannya sudah tidak kelihatan lagi ditikungan jalan.
Aku mencoba menulis walau sulit sekali menterjemahkan apa yang ingin kutulis..

Barangkali ini memang CINTA.

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Followers

 

Copyright 2010 The Flower Petals.

Theme by WordpressCenter.com.
Blogger Template by Beta Templates.